![]() Unit bisnis periklanan yang telah merambah di kota-kota besar di Indonesia, meraup keuntungan 35% dari laba keuntungan perusahaan, dengan tingkat kerugiaan 0%. ![]() Unit bisnis SPBU telah mencakup wilayah pulau Jawa dan Sumatra, meraup keuntungan 45% dari keuntungan perusahaan, dengan tingkat kerugiaan 0.08%. ![]() Unit Usaha Meubel dan Furniture meraup keuntungan 40 % dari omset usaha, yang telah tersebar secara retail market diseluruh daerah di pulau Jawa. ![]() Unit Usaha Perkayuaan, meraup keuntungan 15% dari omset usaha. |
![]() Unit usaha simpan pinjam telah tersebar diseluruh pulau jawa dan sumatra, meraup keuntungan 30% dari laba keuntungan perusahaan. Dengan tingkat kerugiaan 0.07%. ![]() Unit Usaha Propertymeraup keuntungan 30 % dari omzet usaha meliputi pulau Jawa dan Bali ![]() Unit Usaha Perbengkelan meraup keuntungan 30 % dari total omset keuntungan usaha, tersebar diseluruh pulau Jawa. ![]() Unit Usaha Counter dan Service Hand Phone yang meraup keuntungan 25% dari omset keuntungan usaha. ![]() Unit Usaha Produksi Shuttle Cock meraup keuntungan 45% dari keuntungan perusahaan, dengan tingkat resiko 0%. |